Skip to content

POTENSI EMAS di LAHAN PONPES

August 17, 2009

Semarang ― Kabar menggembirakan bagi warga Desa Keji, Kecamatan Ungaran Barat, Semarang. Sebagian lahan di desa tersebut terbukti secara ilmiah mengandung emas.
Kesimpulan tersebut diperoleh berdasarkan berbagai tahap kajian ilmiah yang dilakukan 10 bulan terakhir. ”Yang mengagumkan lagi, kualitas emasnya bila sudah melalui berbagai pengolahan, setingkat dengan yang ada di Kalimantan dan Freeport,” ungkap pemangku Pondok Pesantren Arrousuli Syekh Achmad Syakir.
Syekh Syakir terkait dengan penemuan kandungan emas tersebut karena untuk pertama kalinya emas tersebut ditemukan di lahan pondok pesantren yang diasuhnya. Selain itu, Syekh Syakir juga menjabat sebagai kepala desa Keji.
Dia menjelaskan, kesimpulan itu didapat dari tes laboratorium kimia analitik UGM atas sampel yang dikirimkannya beberapa bulan lalu. Penelitian dilakukan ahli geologi alumnus Fakultas Pertambangan UPN Ir. Rifky Rizal. ”Yang besangkutan mengambil S-2 di UGM,” tutur Syekh Syakir.
Hasil penelitian itu, menurut Syekh Syakir, menunjukkan bahwa kadar Au (aurum) pada tanah desa Keji memiliki kadar kemurnian emas 93 persen. Produktivitas tergolong tinggi karena untuk menghasilkan 100 gram emas diperlukan bahan mentah 1 ton. ”Itu hitungan sementara,” tambahnya.

Sumber: Jawa Pos edisi Senin, 17 Agustus 2009

One Comment leave one →
  1. August 17, 2009 3:10 am

    Indonesia memang negara yang kaya. Hasil tambang, hasil hutan, hasil laut begitu melimpah di nusantara. Tetapi masalah yang dihadapi negeri ini memang pelik, sumber-sumber alam tersebut sangat banyak yang dikelola asing. Entah krisis percaya diri, atau demi keuntungan pihak-pihak tertentu, sampai sources yang seharusnya bisa mensejahterakan rakyat justru hanya menguntungkan pihak asing. Saya yakin, sebenarnya Indonesia mempunyai orang-orang pintar yang sanggup mengelola sumber-sumber tersebut. Yang diperlukan di sini hanyalah kepercayaan dan fasilitas dari pemerintah. Semoga untuk ke depannya rakyat Indonesia bisa menjadi tuan di negerinya sendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: